Krisis kesadaran bahaya narkotika adalah masalah serius yang mengancam kesejahteraan masyarakat, terutama generasi muda. Hal ini terkait dengan perspektif psikologi, di mana kesadaran bahaya narkotika merupakan hasil dari interaksi individu dengan lingkungannya. Dalam psikologi, kesadaran bahaya narkotika dapat dipandang sebagai hasil dari persepsi individu terhadap risiko dan konsekuensi negatif dari penyalahgunaan narkotika. Individu yang memiliki kesadaran bahaya narkotika yang tinggi cenderung memiliki sikap yang lebih berhati-hati dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan.
Namun, krisis kesadaran bahaya narkotika yang terjadi di masyarakat saat ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kurangnya informasi dan pemahaman tentang narkotika, pengaruh lingkungan yang mempromosikan penggunaan narkotika, serta masalah psikologis seperti gangguan kecemasan atau depresi yang membuat individu lebih rentan terhadap pengaruh narkotika. Penyalahgunaan Narkotika perlu penanganan psikiatri ,psikologi dan konseling , jika sudah kebergantungan maka yang paling tepat adalah psikiatri karena akan terjadinya gangguan mental dan perilaku yang disebabkan zat yang terkandung narkotika menggangu sinyal penghantar syaraf di dalam pusat otak yang mempengaruhi kinerja daya pikir, perasaan atau mood , psikomotorik,dan terhadap fisik sperti kelainan jantung,paru-paru, ginjal dan lainnya.
Dampak psikologi yang terlihat jelas membuat penggunanya menjadi pemurung tidak mau bergaul dengan orang lain, pemarah, sering cemas tidak tenang hidupnya, sulit berkonsentrasi, pengkhayal ,merasa tidak aman, suka meyakiti diri sendiri ,depresi hingga bunuh diri, tidak peduli terhadap aturan agama, masyarakat yang menimbulkan terjadinya tindak kejahatan. Oleh karena itu, pengamalan pancasila harus semakin ditekankan pada generasi bangsa. Pancasila mengandung nilai-nilai yang mengharuskan kita hidup sehat jasmani maupun rohani. Dengan mengetahui makna atau nilai yang terkandung pada tiap butir Pancasila, diharapkan akan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya membentengi diri dari jahatnya narkoba. Menggunakan narkoba sama halnya dengan menyimpang dari aturan hidup di bangsa Indonesia ini. Implementasi nilai-nilai Pancasila di kalangan remaja merupakan langkah yang tepat untuk membentuk remaja dengan karakter antinarkoba. Maka kita sebagai anak bangsa harus selalu mengamalkan nilai-nilai pancasila agar dalam menjalani kehidupan kita akan segera siap dan tanggap dalam menolak bahaya narkoba.